Wisata Jalan Sehat di Kebun Tulip Zijpe

Wisata Belanda Tulip Zijpe
Kebun bunga tulip di Zijpe

Ketika musim dingin berakhir dan udara mulai hangat, maka pada saat itulah bunga tulip mulai bermunculan dari dalam tanah. Hanya dalam waktu yang singkat di bulan April dan Mei, kebun-kebun petani bunga tulip di Belanda berubah menjadi mozaik bunga tulip yang mempesona.

Ada banyak cara menikmati indahnya bunga tulip beserta bunga-bunga musim semi lainnya yang hanya tumbuh sesaat ini. Salah satunya adalah dengan mendatangi Keukenhof, taman bunga tulip yang terletak di kota Lisse, Belanda Selatan. Cara yang lain adalah datang langsung ke kebun tulip yang banyak tersebar di beberapa wilayah di Belanda.

Jika beberapa waktu yang lalu aku sudah “Menyisir kebun bunga de Bollenstreek” dan juga melihat “Behind the scene Bollenstreek flower parade”, maka sekarang aku ingin menceritakan pengalamanku berjalan-jalan di kebun tulip Zijpe, sebuah wilayah di pantai utara yang terletak di antara Alkmaar dan Den Helder di propinsi Belanda utara.

Berdua ditemani suami, dua minggu yang lalu kami meluncur menuju Zijpe. Satu jam kemudian setelah keluar dari jalan bebas hambatan di Alkmaar, GPS membawa kami melintasi jalan propinsi menuju ke arah Den Helder. Tak lama kemudian tampak deretan kincir angin pembangkit listrik berwarna putih menjulang tinggi menyambut kedatangan kami. Kami melewati jalan di pinggir kanal Belanda Utara yang berair tenang. Di seberang kanal berjajar rumah-rumah khas petani Belanda dengan arsitektur tradisionalnya. Samar-samar terlihat tanggul yang memanjang kehijauan di kejauhan.

Di persimpangan jalan berikutnya kami berpisah dengan kanal dan berbelok ke kiri. Di sini mulailah terlihat pemandangan yang ditunggu-tunggu yakni jajaran kebun tulip luas, melebihi luasnya kebun tulip yang sudah pernah kami lihat di Lisse. Di beberapa tempat terlihat sudah banyak orang yang berjalan di sepanjang kebun tulip tersebut. Rasanya aku pun semakin tak sabar untuk segera bergabung bersama mereka. Beberapa menit kemudian kami sampai di lokasi start yaitu camping ground de Nollen, Westerweg 8 Callantoog. Karena sudah mendaftar online dan membayar 7,5 euro per orang, proses regristrasinya berjalan cepat. Kami lalu bertanya tentang rute yang harus dilewati.

“Jangan kawatir, kalian tidak akan tersesat. Di sepanjang rute banyak dipasang papan petunjuk arah. Rute yang 7,5 kilometer ditandai dengan garis warna hijau”, ujar petugas dengan ramah sambil menyerahkan dua kartu yang bergambar denah rute perjalanan. Halaman belakangnya terdapat kolom-kolom untuk di stempel di beberapa pos yang dilewati.

“Berapa lama ya kira-kira nanti kami akan menghabiskan waktu perjalanan ini?”, aku bertanya lagi.

“Ya kira-kira dua jam lah, tapi bisa juga lebih lama tergantung kalau kalian mau banyak membuat foto dan berpose yang aneh-aneh seperti misalnya berjungkir balik di kebun tulip”, imbuh mevrouw tadi sambil tertawa.

Begitu keluar dari gedung cafetaria yang menjadi tempat registrasi, tampak jelas papan penunjuk rute berjalan yang harus dilewati. Bunga hyacint yang semerbak harum menjadi awal pemandangan ketika kami meninggalkan jalanan beraspal menuju ke kebun tulip. Di depan kebun hyacint ada papan peringatan larangan memetik bunga dalam bahasa Belanda dan Jerman untuk mencegah rusaknya keindahan kebun dari tangan-tangan usil.

Wisata Belanda Bunga Tulip Zijpe 2017
Bunga tulip beraneka warna di Zijpe

Kami berjalan terus ke arah tanggul yang berselimutkan rumput hijau. Di balik tanggul kami menyeberangi parit dan akhirnya sampai di kompleks perkebunan tulip. Di petak kebun pertama yang kami lewati bunga tulipnya masih belum terlalu banyak yang berbunga. Baru setelah berjalan lagi beberapa saat, kami menjumpai kebun bunga tulip yang lebih banyak dan beragam warnanya. Ada bunga tulip kuning muda yang kelopak bunganya runcing mirip kelopak bunga terompet. Di kebun sebelah bunga tulipnya warna merah jambu. Lalu ada juga tulip yang kelopak bunganya banyak sehingga terlihat padat berisi mirip bunga azalea. Warnanya juga cantik, ada yang berwarna oranye dan satunya lagi berwarna merah jambu.

Wisata Belanda Bunga Tulip Zijpe 2017 3
Mevrouw Vink salah satu pemilik kebun tulip di Zijpe

Setengah jam setelah berjalan di kebun tulip, kami mencapai pos peristirahatan pertama. Kami lalu menyerahkan kartu peserta kepada petugas untuk distempel. Di sebelah tenda pos jaga sudah disiapkan meja yang di atasnya tertata rapi minuman sirup dan sekeranjang buah apel. Sambil beristirahat, kami boleh mengambil segelas minuman sirup dan apel. Mevrouw Vink, si ibu yang bertugas membagikan minuman dan apel orangnya sangat ramah. Dia adalah salah satu diantara 50 pemilik kebun di Zijpe yang kebun-kebun tulipnya boleh dikunjungi pada acara jalan-jalan hari ini. “Kalian nanti akan menemukan bunga tulip saya di etape berikutnya”, ujarnya ramah sambil sibuk menuang minuman ke dalam gelas-gelas plastik.

Wisata Belanda bunga tulip Zijpe 4
Kebun bunga tulip milik mevrouw Vink

Benar juga setelah melanjutkan perjalanan lagi, kami menemukan kebun tulip milik mevrouw Vink yang luas dan didominasi warna merah. Pengunjung dapat mengetahui nama-nama bunga tulip dari papan nama yang terpampang di setiap petak seperti lalibela, orange juice dan ile de France. Degradasi warna merah di setiap petak kebun tulip terlihat indah sekali benar-benar menjadi sebuah terapi warna bagi kami peserta wisata jalan kaki ini.

Wisata Belanda bunga tulip Zijpe 2017 5
Tanggul Zijpe sebagai latar belakang bunga tulip

Beruntung cuaca hari itu terbilang cerah dan cukup hangat sekitar 15 derajat celcius. Hanya saja angin pantai yang cukup kencang beberapa kali hampir menerbangkan topiku dan juga beberapa peserta lainnya. Namun hal itu tak mengganggu kenyamanan peserta jalan kaki untuk menikmati lanskap yang mempesona di kebun tulip ini. Seluas mata memandang yang nampak hanya bunga tulip beraneka warna dan ragam dengan tanggul Zijpe sebagai horisonnya. Rute jalan kaki yang kami tempuh ini sehari-harinya tidak dapat dilewati orang lain kecuali para pemiliknya, karena adanya parit-parit yang memisahkan kebun satu dengan yang lain. Khusus untuk acara ini, beberapa jembatan sementara dipasang di atas parit-parit tersebut sehingga mudah dilewati pengunjung.

Wisata Belanda bunga tulip Zijpe 7Tanah di kebun tulip yang dilewati teksturnya berpasir. Aku jadi teringat informasi tentang Zijpe yang tadi kubaca di banner yang dipasang di luar cafetaria. Selama berabad-abad yang lalu, laut selalu menjadi ancaman di sini. Zijpe dan daerah di sekitarnya yang berada di tepi pantai utara ini pada tahun 1597 berhasil direklamasi dengan menggunakan sistem polder yang melibatkan 1000 kuda dan 3000 orang. Pada tahun 1920 baru diketemukan betapa menguntungkannya menanam umbi bunga tulip di daerah ini. Sudah 12 tahun ini, setiap musim semi yayasan sosial setempat yang bernama “Bloeiendzijpe” menyelenggarakan beraneka macam kegiatan untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke sini. Salah satu kegiatannya adalah jalan-jalan di kebun tulip yang hanya diadakan hanya sekali setahun seperti yang kami ikuti ini.

Sampai menjelang sore, terlihat kebun tulip masih banyak dikunjungi wisatawan tua maupun muda baik dari dalam maupu luar negeri. Aku berkenalan dengan Takeda dari Jepang. Dia sering terlihat menunggu suaminya yang tampak antusias sekali memotret bunga tulip. Lalu ada Jim dari Virginia, di Amerika yang sedang berlibur di sini menengok anaknya yang menikah dengan wanita Belanda. Jim dengan telaten membantu cucunya menjawab kuis yang disediakan khusus untuk anak-anak di beberapa lokasi di kebun tulip ini.

Sebelum melanjutkan jalan kaki menuju etape yang terakhir, rute jalan kaki membawa kami mampir di pos stempel terakhir di sebuah gedung yang dipakai menjadi pameran seni tentang bunga tulip. Sambil beristirahat sejenak, kami dapat melihat lukisan-lukisan bunga tulip serta puisi-puisi bertemakan bunga tulip yang diperlombakan.

Wisata Belanda bunga tulip Zijpe 7
Souvenier bibit bunga lili

Lama juga kami menghabiskan waktu di kebun tulip sampai akhirnya mencapai garis finish, kira -kira sekitar 3 jam seperti yang sudah diperkirakan. Puas sekali rasanya telah menikmati keindahan bunga tulip di wilayah Zijpe ini dengan berjalan kaki sehat sepanjang 7,5 kilometer. Apalagi setiap peserta mendapatkan satu kantong umbi bunga lili golden matrix sebagai kenang-kenangan dari panitya. Dalam hati kecilku, insyaallah tahun depan aku ingin mencoba ikut jalan kaki yang 20 kilometer.

“Dankjewel mevrouw en tot volgend jaar”, kataku kepada si ibu petugas, berterimakasih atas kenang-kenangannya dan berharap bertemu lagi tahun depan.

Jika tahun depan anda juga berminat untuk mengikuti aktivitas jalan kaki di kebun tulip Zijpe, silahkan klik situs : http://www.bloeiendzijpe.nl

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s